Tipe Personaliti: Bersuara lembut
Ciri: Sangat anti kotoran
Penampilan: Matanya yang besar (bambi eyes) dan juga pakaian yang rapi
Kelebihan: Suka membantu
Kekurangan: Sangat anti pada bakteriLatar Belakang:
Emma Pillsbury adalah seorang guru bimbingan koseling di William McKinley. Ia memiliki penyakit mysophobia yang membuatnya alergi kotor. Diawali saat ia mengunjugi peternakan, kakak laki-lakinya mendorongnya pada kubangan kotoran, dan hal itu membuatnya peka terhadap bebauan. Umurnya sudah 31 dan ia belum menikah. Itulah sebabnya ia menerima lamaran Ken Tanaka, pelatih futbol. Namun, Emma sangat mencintai Will dan begitu menginginkannya.
Akhirnya setelah Sectionals, Ken membatalkan pernikahannya dengan Emma. Emma pun kini menjalin hubungan dengan Will, walaupun Emma ternyata kini sudah jatuh cinta pada orang lain, yaitu Carl, seorang dokter gigi.
Ciri: Sangat anti kotoran
Penampilan: Matanya yang besar (bambi eyes) dan juga pakaian yang rapi
Kelebihan: Suka membantu
Kekurangan: Sangat anti pada bakteriLatar Belakang:
Emma Pillsbury adalah seorang guru bimbingan koseling di William McKinley. Ia memiliki penyakit mysophobia yang membuatnya alergi kotor. Diawali saat ia mengunjugi peternakan, kakak laki-lakinya mendorongnya pada kubangan kotoran, dan hal itu membuatnya peka terhadap bebauan. Umurnya sudah 31 dan ia belum menikah. Itulah sebabnya ia menerima lamaran Ken Tanaka, pelatih futbol. Namun, Emma sangat mencintai Will dan begitu menginginkannya.
Akhirnya setelah Sectionals, Ken membatalkan pernikahannya dengan Emma. Emma pun kini menjalin hubungan dengan Will, walaupun Emma ternyata kini sudah jatuh cinta pada orang lain, yaitu Carl, seorang dokter gigi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar